Sinergi mendorong persaingan sehat di Kabupaten Banyuwangi


Pada Selasa (12/11), KPPU bersama DPR RI bersama-sama melakukan sosialisasi Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 ( UU 5/99) di Banyuwangi, Jawa Timur. Hadir sebagai narasumber dalam acara tersebut, Azam Azman Natawijawa (anggota Komisi VI DPR RI ) dan Kamser Lumbanradja (Komisioner KPPU), dengan moderator Hary Cahyo Purnomo (Kepala Disperindag Kabupaten Banyuwangi).
Dalam prolognya, Hary selaku wakil dari Bupati Banyuwangi, menyampaikan pemerintah Kabupaten Banyuwangi menyambut baik acara sosialisasi ini dan memberikan apresiasi serta terima kasih kepada KPPU. Hary berharap kegiatan ini dapat diikuti dengan baik oleh para peserta.
Dalam sambutannya Azam mengungkapkan pentingnya diadakan seminar persaingan usaha oleh KPPU yaitu untuk meningkatkan pemahaman terhadap persaingan usaha yang sehat. Azzam juga mengingatkan kepada peserta seminar agar megikuti seminar hingga selesai dan aktif dalam diskusi.
Dalam paparannya, Kamser menyampaikan materi mengenai UU 5/1999 serta tugas dan wewenang KPPU. UU 5/1999 bertujuan untuk mencegah praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat dan untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi kegiatan usaha, lanjut Kamser. Kewenangan KPPU antara lain menerima laporan dari masyarakat kemudian melakukan penyelidikan hingga menyimpulkan hasil pemeriksaan.
Kamser menambahkan menambahkan bahwa sekitar 62% perkara yang masuk adalah persekongkolan tender. Menutup paparannya, Kamser mengungkapkan harapannya agar kelak Indonesia terbebas dari kartel.
Menutup acara, Azam berharap bahwa kegiatan serupa juga dilaksanakan di daerah lain, sehingga dapat meningkatkan hubungan baik antara KPPU dengan pemerintah daerah secara efektif sehingga pemahaman tentang UU 5/1999 dapat semakin baik. (AH)