Dinni yang lahir 39 tahun lalu di Bandung ini menamatkan gelar Magister Ekonomi dalam bidang Perencanaan dan Kebijakan Publik di Universitas Indonesia pada tahun 2010. Dan menjadi satu-satunya fungsional KPPU yang menjadi Anggota KPPU periode 2018-2023.

Dinni telah banyak mengikuti pelatihan seputar persaingan usaha, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satu pelatihan yang pernah diikuti adalah Knowledge Co-Creation Program (KCCP) On Subcontract Act in Japan di Jepang, Pelatihan Investigasi Pusdik Reskrim Polri di Megamendung, serta Training Course On Cartels And Horizontal Restraints di Vietnam.

Selain itu, Dinni aktif menjadi pembicara ilmu persaingan usaha. Seperti pada kegiatan JAIF Training Course On Improving Regional Engagement In Competition Enforcement Between Japan and ASEAN, Regional Antitrust Seminar on the Competition Analysis of Vertical Restraint, Sosialisasi Implementasi Peraturan KPPU Nomor 01 Tahun 2015 dan Peraturan KPPU Nomor 03 Tahun 2005, Knowledge Co-Creation Program (KCCP) on Subcontract Act in Japan, Regional Seminar on Effective Tools for Combating Cartels and Abuse of Dominance in Kuala Lumpur, serta OECD/KPC Workshop on Fighting Bid Rigging in Public Procurement di Filipina.

Karir persaingan usahanya dimulai saat menjadi panitera di KPPU pada tahun 2003. Sejak itu, Dinni mulai menangani banyak kasus seperti kartel maupun tender. Pada tahun 2010, Dinni pun diangkat menjadi Kepala Bagian Kepaniteraan KPPU, dan menjadi fungsional investigator utama.