Chandra Setiawan adalah satu-satunya Komisioner Komisi Pengawas Persaingan  Usaha yang kembali terpilih pada periode 2018-2023 setelah sebelumnya menjabat pada periode 2012-2017 dan diperpanjang hingga tanggal 27 April 2018.

Lahir di Pangkal Pinang-Kepulauan Bangka pada tahun 1961, Chandra Setiawan menamatkan pendidikan di Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia (UII Yogyakarta) dengan gelar doktorandus (Drs.) predikat “cum laude” dan wisudawan terbaik pada jurusan Ekonomi Bisnis (1985).


Setelah beberapa tahun sukses berkarir di berbagai perusahaan yang bergerak dalam bisnis kontraktor, developer, dan perhotelan, Chandra melanjutkan studi S2 di Universitas Gadjah Mada – Yogyakarta, pada program studi magister manajemen dengan konsentrasi Investasi dan Perbankan (1990).

Setelah meraih gelar magister manajemen, Chandra hijrah ke Jakarta, ia terjun ke dunia akademik dan melanjutkan studi doktoral Manajemen Pendidikan di Universitas Negeri Jakarta dan bergabung dengan Institut Binis dan Informatika Indonesia (IBII) sebagai dosen, wakil rektor bidang akademik, hingga pada tahun 2001 Chandra dipercaya menjadi Rektor IBII selama lima tahun.

Pada tahun 2002, Chandra terpilih menjadi anggota Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (KOMNAS HAM) angkatan pertama (periode 2002 – 2007) yang dipilih DPR RI berdasarkan UU No. 39 Tahun 1999.

Di penghujung tahun 2006, Chandra hijrah ke Malaysia melanjutkan Ph.D dalam bidang keuangan dengan spesialisasi Islamic Finance di Graduate School of Management (Putra Business School), Universiti Putra Malaysia. Di sela-sela studi Ph.D di Malaysia, Chandra menyibukkan diri sebagai dosen di salah satu perguruan tinggi di Kuala Lumpur.

Pasca lulus Ph.D in finance tahun 2011, Chandra kembali ke Ibukota, ia menerapkan ilmu yang didapatnya dari negeri jiran di salah satu Consulting Firm di Jakarta  sebagai Konsultan Finance.

Tahun 2012 Chandra kembali ke dunia akademik dengan menjadi Dosen di President University dan di tahun tersebut ia kembali mendapat mandat menjabat sebagai Rektor President University (2012-2016).

Hingga saat ini Chandra masih terdaftar sebagai dosen di President University dan aktif menjadi dosen tamu di berbagai perguruan tinggi di Indonesia, menjadi narasumber di berbagai seminar, dan juga mengikuti berbagai conference di banyak negara antara lain: Malaysia, Thailand, Philippines, Vietnam, Korea Selatan, Jepang, China, Sri Lanka, Mongolia, Australia, Amerika Serikat, Perancis (OCD Meeting), Jerman, Polandia, Slowakia, dan Kenya.

Selain bidang keuangan dan akademik, Chandra juga memiliki passion dalam mewujudkan perdamaian antarsesama, pemikiran dan gagasannya tersebut ia salurkan dalam berbagai asosiasi yang ikut ia dirikan antara lain pada tahun 2000, Chandra tercatat sebagai salah satu pendiri Indonesia Conference on Religion and Peace (Religion for Peace/ICRP), menjadi Direktur Eksekutif Global Peace Festival Asia Pacific 2010 yang diadakan di Jakarta. Selain itu Chandra juga salah satu pendiri Global Peace Foundation Indonesia.

Karya ilmiah Chandra dimuat dalam berbagai majalah, jurnal internasional, buku terbitan KPPU hingga dimuat oleh penerbit luar negeri.